Text
Temuan Klinis Jaringan Lunak Rongga Mulut pada Lansia di Panti Jompo Kemah Beth Salom
Latar Belakang : Lansia mengalami proses penurunan fungsi tubuh (penuaan/degeneratif) serta mengalami berbagai perubahan fisik. Selama proses penuaan, berbagai perubahan dapat terjadi pada jaringan lunak dan keras di dalam rongga mulut. Kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri, regenerasi, dan menjaga fungsi normalnya secara bertahap menurun, sehingga rentan terhadap infeksi dan kesulitan dalam memperbaiki kerusakan. Meningkatnya gangguan penyakit pada lansia dapat mempengaruhi kemampuan dalam menjaga kebersihan mulut dan meningkatkan kesehatan rongga mulut. Keberadaan penyakit sistemik juga dapat terkait dengan munculnya penyakit mulut tertentu. Kondisi ini dapat menyebabkan perubahan pada kualitas hidup seseorang.
Tujuan : mengetahui temuan klinis jaringan lunak rongga mulut pada lansia di Panti Jompo Kemah Beth Shalom.
Metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional. Data diperoleh melalui anamnesis dan pemeriksaan klinis pada rongga mulut lansia. Sampel pada penelitian ini diambil dengan purposive sampling sebanyak 21 subjek. Sampel adalah populasi di Panti Jompo Kemah Beth Shalom yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi.
Hasil : Temuan klinis jaringan lunak yang ditemukan pada lansia di Panti Jompo Kemah Beth Shalom adalah coated tongue, fissured tongue, fordyce’s granules, geographic tongue, ulkus traumatikus, oral melanotic macule, lingual varicosities, torus mandibula, epulis fissuratum, leukoedema, crenated tongue.
Kesimpulan : Berdasarkan penelitian yang dilakukan pada 21 subjek menunjukkan bahwa temuan klinis yang paling umum ditemukan adalah coated tongue (100%), diikuti fissured tongue (66,7%), dan lingual varicosities (66,7%).
Kata Kunci : Lansia, Temuan Klinis, Jaringan Lunak Rongga Mulut, Lesi Mulut
| SFKG001996 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain