Text
Pengaruh Kopi Susu Gula Aren terhadap Kadar Glukosa Darah Postprandial
Latar Belakang : Kopi merupakan salah satu minuman yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia yang mengandung kafein dan dapat diperoleh secara bebas. Konsumsi kopi di Indonesia menjadi salah satu yang terbesar di dunia yang mencapai 5 juta kantong berukuran 60 kilogram pada periode 2020/2021. Kopi disajikan dengan berbagai macam karakteristik, rasa dan cara penyajian yang berbeda-beda, salah satunya adalah kopi susu gula aren. Konsumsi kopi selama 2-4 minggu pada orang dewasa yang sehat dapat meningkatkan konsentrasi insulin puasa, yang mencerminkan menurunnya sensitivitas insulin sehingga
meningkatkan konsentrasi glukosa di dalam darah. Gula darah terlalu tinggi disebut hiperglikemia. Hiperglikemia dalam jangka panjang dapat menyebabkan masalah-masalah kesehatan yang berkepanjangan yaitu penyakit diabetes, kerusakan pada mata, ginjal, dan saraf. Pemeriksaan kadar glukosa darah dapat diambil secara GDS, GDP, GD2PP (postprandial), TTGO, dan HbA1c.
Tujuan : Untuk mengetahui pengaruh kopi susu gula aren terhadap kadar glukosa darah postprandial (2 jam setelah makan).
Metode : Jenis penelitian yang digunakan adalah studi analitik dengan desain penelitian one group pretest-posttest design. Pengambilan data dilakukan pada bulan Juni-Juli 2024, pada 18 subjek usia 18-25 tahun dengan kesehatan umum baik dan tidak memiliki alergi, merokok, mengonsumsi alkohol, dan mengonsumsi obat-obatan tertentu. Data yang diambil meliputi data sebelum dan sesudah mengonsumsi kopi susu gula aren.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kadar glukosa darah pada 18 subjek.
Kesimpulan : Penelitian mengenai pengaruh kopi susu gula aren terhadap kadar glukosa darah postprandial menunjukkan bahwa konsumsi kopi susu gula aren sebanyak 200 ml pada dewasa muda dapat meningkatkan kadar glukosa darah.
Kata Kunci : Kopi susu gula aren, kadar glukosa darah postprandial, gula darah, dewasa muda
| SFKG001989 | Tersedia |
Tidak tersedia versi lain